
Jakarta, 561voice.com – Proses pembongkaran menyeluruh rumah mewah Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, memasuki fase intensif. Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (14/11/2025), mengungkap skala pekerjaan yang masif: dua ekskavator Hitachi ZX210 dan satu bulldozer Komatsu D65 terus menggerus sisa-sisa struktur beton, sementara enam dump truck Mitsubishi Fuso berkapasitas 25 ton bergantian mengangkut 120 meter kubik material sisa pembongkaran setiap harinya.
Tim Konstruksi dan Protokol Ketat
Proses pembongkaran yang berlangsung sejak 10 Oktober 2025 ini melibatkan 35 pekerja dari PT Bangun Jaya Konstruksi, kontraktor bersertifikat A dari Kementerian PUPR. Setiap pekerja telah dilengkapi dengan alat pelindung diri lengkap dan menjalani prosedur keselamatan ketat.
“Kami bekerja dalam dua shift: 07.00-15.00 WIB dan 15.00-22.00 WIB, dengan intensitas tertinggi pada shift pagi,” ujar Sutoyo, site manager proyek.
Baca Juga: Kebakaran di Benhil Ini Kronologi & Dampak nya
Data Teknis dan Rencana Arsitektur Rumah Ahmad Sahroni
Berdasarkan dokumen perencanaan yang berhasil diakses detikcom, berikut spesifikasi detail proyek:
- Luas Lahan Awal: 850 m²
- Ekspansi Lahan: 2 bidang @ 350 m² (total 700 m²)
- Total Luas Lahan Baru: 1.550 m²
- Konsep Arsitektur: Modern Contemporary dengan elemen minimalis
- Jumlah Lantai: 3 lantai + basement
- Luas Bangunan: 1.200 m²
- Material Utama: Marmer Italia, kaca tempered, dan aluminium composite
- Fasilitas: Kolam renang indoor, gym, home theater, wine cellar
- Estimasi Biaya: Rp 28-35 miliar
- Timeline: 10 bulan konstruksi
Wawancara Eksklusif dengan Tim Perencana
Bambang Susanto, arsitek utama proyek dari firma Arsitek Andalan Desain, mengungkapkan detail konsep kepada detikcom:
“Kami mendesain properti baru dengan fokus pada tiga aspek: keamanan, kenyamanan, dan efisiensi energi. Sistem keamanan akan terintegrasi dengan teknologi biometric access dan surveillance system 360 derajat. Untuk efisiensi energi, kami menggunakan solar panel system dan smart home technology.”
Baca Juga: Bahan Bakar Bobibos RON 98

Analisis Pakar Properti dan Ekonomi
Dr. Rina Maharani, M.Sc., pakar properti dari Universitas Indonesia, memberikan analisis mendalam:
“Dari perspektif investasi, keputusan membongkar total dan membangun baru sangat tepat. Dengan tambahan lahan 700 m² dan estimasi biaya Rp 35 miliar, properti ini diproyeksikan memiliki nilai pasar Rp 45-55 miliar setelah selesai. Ini berarti potential capital gain 60-80% dalam waktu satu tahun.”
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan:
- Kenaikan 28% nilai properti di Tanjung Priok dalam 6 bulan terakhir
- Pertumbuhan 22% dalam permohonan IMB untuk properti high-end
- Peningkatan 35% aktivitas konstruksi properti residensial mewah
Dampak Lingkungan dan Sosial
Proses pembongkaran telah menerapkan sistem pengelolaan lingkungan yang komprehensif:
- Pengendalian Debu: 4 unit water sprayer beroperasi 24 jam
- Pengolahan Limbah: 85% material daur ulang diproses kembali
- Manajemen Kebisingan: Sound barrier setinggi 3 meter di sekeliling lokasi
- Transportasi: Rute khusus truk pengangkut material
Lurah Kebon Bawang, Ahmad Faisal, menyatakan:
“Kami telah mengkoordinasikan dengan semua pihak terkait. Proses pembongkaran berjalan sesuai peraturan dan tidak mengganggu aktivitas warga. Bahkan, proyek ini menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 15 orang.”
Aspek Hukum dan Perizinan
Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta:
- Izin Mendirikan Bangunan (IMB): No. 0456/IMB/DPMPTSP/2025
- Izin Pembongkaran: No. 0789/IP/DPMPTSP/2025
- Izin Pengelolaan Limbah Konstruksi: No. 0123/IPL/DPMPTSP/2025
- Rekomendasi RT/RW: No. 045/RTRW/XI/2025
Respons Pemerintah Daerah
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Jakarta Utara, Drs. Tono Widodo, M.Si., dalam konfirmasi tertulisnya menyatakan:
“Proyek ini telah memenuhi semua persyaratan administrasi dan teknis. Kami akan melakukan pengawasan rutin untuk memastikan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku.”
Teknologi dan Inovasi dalam Konstruksi
Proyek ini menerapkan berbagai teknologi mutakhir:
- Building Information Modeling (BIM) untuk perencanaan
- Drone monitoring progress harian
- Material tracking system berbasis IoT
- Quality control dengan digital checklist
Dampak Ekonomi Regional
Berdasarkan analisis ekonom dari Institut Teknologi Bandung:
- Pergerakan uang di sektor retail sekitar lokasi meningkat 18%
- Penyewaan alat berat di Jakarta Utara naik 25%
- Permintaan material bangunan premium meningkat 30%
- Penyerapan tenaga kerja tidak langsung: 50-70 orang
Keamanan dan Pengawasan
Pasca-insiden penjarahan, sistem pengamanan ditingkatkan secara signifikan:
- 8 unit CCTV 4K dengan motion detection
- 6 security guard bersertifikat berjaga 24 jam
- Sistem alarm terintegrasi dengan kepolisian sektor
- Patroli rutin dari satuan pengamanan lingkungan
Testimoni Warga Sekitar
Suryadi (48), warga yang tinggal di sebelah lokasi, mengungkapkan:
“Meskipun agak berisik, prosesnya cukup tertib. Mereka selalu menyiram jalan dan membersihkan debu. Yang penting, kami dapat informasi jelas tentang timeline proyek.”
Rencana Tahapan Konstruksi
- Tahap 1 (Ok-Nov 2025): Pembongkaran dan persiapan lahan
- Tahap 2 (Des 2025-Feb 2026): Pekerjaan pondasi dan struktur
- Tahap 3 (Mar-Jul 2026): Pekerjaan arsitektur dan MEP
- Tahap 4 (Agu-Sep 2026): Finishing dan landscaping
Data Kesiapan Material
Berdasarkan informasi dari supplier:
- 5.000 ton semen sudah tersedia di batching plant
- 1.500 m³ ready mix concrete dipesan khusus
- 250 ton besi beton dari Krakatau Steel
- 800 m² kaca tempered dari PT Asahimas